Tags

Tadi siang saya berbincang-bincang dengan seorang teman. Dia bercerita tentang calon menantunya [ya, saya ngobrol sama om2 XP], teman saya ini, sebut saja dia X kesal sekali sama calon menantunya. Katanya si X ini klemak-klemek [bahasa palembang] alias minta alem [ga tau deh apa bahasa Indonesianya], pokoknya dia ga begitu suka sama calon mantunya. Suatu hari katanya, si X ini ngamuk2 sama calon mantunya. Lalu X bilang ke saya kurang lebih gini. “ga tahu setan apa yang merasuki saya, saya maki-maki dia.”

Sebagai seorang setan. saya miris sekali.. sedih.. Masak yang ngelakuin orang lain tapi selalu setan yang disalahkan!!! Setan itu ga salah apa-apa! Kami ini pihak yang tertindas, selalu dikambinghitamkan atas segala kebencian, kebodohan dan ketamakan manusia. piuh… Kami juga ingin bebas…

kalau dipikir-pikir ya, yang salah ya kita sendiri ga bisa ngontrol emosi tapi kenapa harus setan yang disalahkan. Tolong ya para manusia, hargailah kami para setan!

Sekian curcol saya.

Ciao,
Lisa
Bos Setan

Advertisement