Kurang dari 4 jam tahun 2009 akan segera berakhir, tahun 2009 ini merupakan tahun yang penuh warna sama seperti tahun-tahun kehidupanku sebelumnya. Di tahun ini ada banyak hal yang kupelajari, mulai dari keharusan memilih prioritas, menjalankan kehidupan multitasking dan juga tentu saja aku belajar untuk melepas.
Dimulai dari awal tahun, mengisi perayaan tahun baru di pabrik bihun punya keluarga Ta2 sama seperti tahun sebelumnya dan dilanjutkan dengan kegiatan2 di rumah. Main, main, main dan main lagi..
Setelah itu kembali ke realitas kehidupan di Jogja.
Memori mengenai masa hidupku di bulan Februari sedikit kabur diingatanku. Yang kuingat adalah bulan Maret di mana ada sidang Samaya di Vidyasena, masa2 yang penuh penantian bagi kami setiap sidang.. dan juga… Satu peristiwa kematian yang kuingat.. Menunjukkan betapa cepatnya manusia bisa mati… Aku ingat ketika saat itu sebelum sidang Samaya, aku dan beberapa temanku mau mendonorkan darah untuk salah satu penderita DBD. Penderita itu masih dapat menonton tv dan tersenyum segar ketika kami berjumpa dengannya hari itu.. Ternyata keesokkan harinya ia telah pergi dari tubuhnya yang tak abadi itu. Hanya perlu sepersekian detik untuk perginya dirinya dari tubuhnya. Dan tak ada yg tahu kapan akan terjadi. begitu juga dengan diri kita, tubuh kita. Begitu cepat tanpa pernah kita tahu kapan kita akan mati…
Bulan April menjadi bulan yang menyibukkan.. penuh dengan pelobian… akhirnya aku memilih untuk menerima jabatan Ketua Bidang Pendidikan Vidyasena dan juga Ketua Panitia Waisak.. Sehingga lobi… lobi.. dan lobi… hehehe… Dan tak lupa jg aku bergabung di kepanitiaan Waisak Gabungan… Keliling2 cari dana… hahahaha… Bulan yang gila…
Bulan Mei juga sama… persiapan Waisak di mana2… begitu seru dan menyenangkan masa itu.. hehehe..
Bulan Juni adalah bulan di mana aku menjadi pengangguran di Jogja… Aku jadi ingat pada awal tahun 2009 aku mengambil satu posisi lagi tetapi akhirnya harus dibatalkan karena aku tak bisa menjalaninya dengan baik sehingga kegiatan tersebut dibatalkan pada saat belum dimulai.
Bulan Juli-Awal Agustus kembali aku menikmati dunia fantasiku di rumah bersama sahabat2ku.. menikmati segala keindahan dunia tanpa beban pikiran yang mengaburkan indahnya dunia. Awal Agustus pula merupakan pertemuan terakhirku dengan Engkim yang masih bisa bertanya kapan aku akan balik lagi, kapan aku lulus… Aku ingat perjumpaan terakhir itu, di tubuhnya ada tonjolan2 seperti bengkak2 hitam bernanah di beberapa bagian tubuhnya. tetapi dia masih bernafas dan mampu untuk melihat dan menatap ke arahku…
Agustus aku memulai kegiatan kuliahku.. penuh dgn hiruk pikuk tugas… dan mencoba menyesuaikan diri dengan jadwal kuliah gila2an.. 19 sesi kuliah dari 20 sesi yang ada. Bulan Agustus diisi dg telepon2 dari Mama mengenai kabar Engkim keluar masuk RS dan pulang pergi Singapore..
Awal September, 050909 dan 060909 masa yang terendah dalam hidupku… Malam tanggal 050909 aku menangis sendiri di ruang makan Bhante di vihara… 060909, kejadian itu benar2 terjadi… tangisku tak tertahankan lagi.. tepat pukul 2pm di jam tanganku… tepat setelah aku meletakkan sendok makanku… telepon itu datang… 1 jam aku menangis dan merenung di dhammasala seorang diri… Masa2 itu masih teringat jelas di memoriku. Bahkan aku masih menitikkan tangis ketika kubaca tulisanku sendiri mengenai dirinya. Aku tak tau apa yang akan kuhadapi seandainya aku pulang ke rumah nanti, rasa aneh apa yg kan kualami nanti dengan perubahan ini. semoga saja aku bisa mengatasinya nanti apabila waktunya tiba.
Minggu pertama-minggu kedua September masa yang penuh dengan tangisan dlm hidupku.. Lalu semuanya berlangsung normal lagi walaupun terkadang tangisan ini masih menitik bahkan hingga detik ini…
Oktober, masa gila lagi.. deadline tugas dan ujian dan lagi2.. ngambil kepanitian lagi… koordinator konsumsi dan dekorasi Kathina… Emang saya gila ya.. hahaha..
November bnr2 bulan gila… tugas gila2an.. kerja kelompok setiap hari… gila segila2nya…
Desember…
Lagi2 tugas, tugas, tugas dan tugas.. lalu ujian akhir.. di bulan ini jg aku kembali mengambil keputusan untuk menjadi ketua pelaksana HUT VS… Saat ini aku masih berjuang untuk melaksanakan kegiatannya dg baik bersama teman2.. semoga kami bisa berhasil dg baik.
Semoga tahun 365 hari yang telah saya lalui pada tahun 2009 ini dapat menjadi pembelajaran bagi saya untuk mengembangkan diri saya menjadi lebih baik dan juga dapat memberi manfaat bagi Anda semua…
Semoga Anda semua berbahagia..
Semoga semua mahluk berbahagia…
Ciao,
Lisa
Last comments...