Tambah usia

•September 23, 2009 • 1 Comment

19 tahun 1 hari yg lalu, saya mulai menghirup udara segar di dunia ini. Tak terasa, sudah cukup lama saya menghirup udara di dunia ini.. hehe… rasanya 19 tahun kehidupan itu cepat sekali ya berlalu, begitu cepatnya sampai-sampai saya ga byk mengingat segal kenangan-kenangan dlm 19 tahun itu. ^^ Yg pasti saya melalui 19 tahun hidup saya dg jutaan peristiwa, makanya saya bisa jadi kayak gini.. :P

Kalau mau cerita 19 tahun masa hidup saya kayaknya bakal puaaaanjanggg buanget… hahaha… dan juga saya juga byk lupa.. hehe… jadi saya akn cerita 1 thn yg telah saya lalui saja… Sejak usia saya yg ke 18 1 thn 1 hari yg lalu, ada byk peristiwa yg trjadi. semua peristiwa2 itu telah membuat saya menjadi semakin dewasa dlm berpikir, berbicara, berbuat dan bertindak. ^^ Mulai dr kuliah, masalah keluarga, masalah organisasi, masalah pertemanan dan lainnya. Sy berharap ke depan saya dpt menjadi org yg lebih baik lagi bagi semuanya. Smoga apa yg saya harapkan dpt terwujud. :)

Kemarin, ketika saya ultah ada beberapa kejadian jenaka.. hehehe.. pertama dimulai sejak saya tidur. Saya terbangun pagi2 sekali, dan berhubung masih pagi saya tidur lagi deh.. hohoho… kemudian sy bangun lg pkl 10am, sy terbangun dr mimpi buruk T__T entah apa mimpinya yg pasti mimpi buruk… :( setelah itu saya online deh.. buka fb.. liat wall penuh ucapan met ultah… capek balesin satu2.. tpi makasih ya buat semua wish nya.. ^^ hehehe… tiba2 jam 10an ada telp dr Irin… katanya dah di bawah.. waktu sy turun ternyata ada kue!! hohoho… senangnya hati ini.. tiup lilin deh… :P makasih ya buat Irin sama Sapit… ^^

Setelah itu, kami makan deh kuenya.. sampai2 lupa dipoto tuh kuenya.. hohoho… setelah itu saya lanjut fb-an.. tiba2 sapit nyeletuk… katanya kamar saya berantakan bgt.. :P akhirnya dia berse2 deh di kamar saya.. hahaha… saya dan irin cuma liatin aja.. wakakakaka… setelah itu, kami gosip2 deh.. :) tak lupa kami pergi makan… pulang dr makan, kami belajar (belajarnya cuma dikit) hahaha… abis itu, mereka berdua pulang deh jam 8an…

setelah mereka pulang, saya tinggal sendirian deh.. ternyata di kos saya yg segede gaban ini, cuma ada 5 org semalam.. 2 pasang manusia yg sedang dimabuk asmara… 1 di depan, 1 lagi di ruang tamu… 1 manusia lagi sedang masak indomie mi celor buat ultah… wakakakak… jenaka abis… setelah itu saya online lage deh.. hehehe….

intinya: kemarin saya MAIN2 aja seharian… :P

Semoga Anda semakin bahagia…
semoga semua mahluk hidup berbahagia…

Ciao,
Lisa

Selamat Jalan Engkim

•September 9, 2009 • 2 Comments

4 hari telah berlalu sejak tetes air mataku mengalir, tetesan yang mengalir karena kehilangan akan seseorang yg begitu baik hati. Seseorang yg selama ini selalu menjadi panutan bagi semua orang.
Memang darah kami tak sama, tapi Beliau adalah orang yg sangat besar. Melewati batas darah, segala kebaikannya begitu membahagiakan semua orang. Sejak kecil kami selalu disayangnya bagaikan keluarga kandungnya sendiri. Ketika aku pulang ke rumah, kuingat Beliau sering kali mengirimi makanan kesukaanku. Beliau adalah kebaikan bagi dunia ini.

Minggu itu, 060909 tangis seluruh keluargaku pecah. Tak hanya yg ada di rumah tetapi mungkin hampir seluruh keluargaku. Kami menangis di tempat kami masing-masing. Sesungguhnya itu merupakan kebahagiaan karena Beliau tak perlu lagi berjuang untuk menghadapi rasa sakit yg telah ditanggungnya selama ini. Namun, tangisan ini muncul karena kami selalu mengingat kebaikan-kebaikannya.

Aku ingat, terakhir kali kumelihatnya. Sehari sebelum aku kembali ke Jogja libur tengah tahun ini. Beliau sedang terbaring namun masih dapat bertanya dan mengobrol dg kami. Kuingat juga telepon mama ku di Sabtu siang. Aku terdiam tanpa kata, hari itu kulewati dg mengharapkan yang terbaik untuknya. Malamnya, kembali tangisku benar2 pecah. Telepon dari mamaku kembali membuatku terdiam. Aku benar2 mengharap yg terbaik untuknya. Segala sesuatunya akhirnya benar2 terjadi. Minggu siang itu pukul 14.00 sebuah telepon dari mamaku ketika aku baru selesai makan siang benar2 membuatku menangis tanpa kata.

1 jam kucoba tuk berhenti tapi begitu sulit untuk menahan keluarnya tetesan ini. Sore itu aku diminta pulang. Sebuah harapanku yg dapat terwujud yaitu melihatnya untuk terakhir kali. Senin pagi aku pulang, langsung menuju rumah duka. Tak mampu ku tuk menangis, melihatnya terbaring dgn cantiknya. Riasan wajah dr sepupuku, sebuah bntuk cinta darinya. Kucoba tuk tunjukkan kekuatan di sana. Mencoba tuk menahan tetesan air mataku, tak ingin ku menambah duka sepupu2ku. Di rumah ku keluarkan lagi tangisan itu.

Malam di terakhir di sana aku tak sanggup melihat sepupuku kembali menitikkan tangisnya. Kami semua ikhlas tapi kenangan akan hidupnya begitu sulit tuk dilupakan. Sebagian besar sepupu2ku datang pada Senin pagi itu, mulai dari Jakarta, Malaysia dan aku dr jogja. Walau tanpa izin dari kampus, tempat kerja dan lainnya kami tetap datang. Mengantarkannya ke tempat di samping Akong. Akhirnya siang itu di akhir Misa, aku tak tahan lagi. Kami semua menangis tersedu. Hampir semua yg datang menitikkan air matanya. Ada puluhan orang di sana mengantarkannya ke tmptnya terbaring kaku. Siraman air yg ku lakukan membuatku mengingatnya lagi. Mengelilinginya dan melihatnya untuk terakhir kalinya. Tak sanggup kulihat Kuku-ku di sana yg menitikkan air mata cintanya kepada istrinya.

Akhirnya semuanya berakhir di tempat Ia terbaring sekarang. Perjalanan yg tak terlalu jauh dg iring-iringan hampir sebagian besar keluarganya. Lebih dari 6 mobil yg mengantarnya. Sebuah bus juga menemaninya. Itu tak termasuk puluhan pegawai toko yg mungkin ingin ikut hadir. Semuanya selalu mengenangnya. Segala kebaikannya. Semoga Beliau saat ini berbahagia. Di manapun Beliau berada.

Semoga Engkim selalu berbahagia…
Semoga segala kebaikan yg selama ini telah Engkim tanam, dapat mebuahkan kebaikan bagi dirinya saat ini…
Semoga kami semua dapat melewati masa ini dengan menatap masa depan yg lebih positif…
Selamat jalan Engkim… Kami akan selalu meridukanmu.. Kami menyayangimu.. Kami mencintaimu….
Semoga Anda semua juga berbahagia…
Semoga semua mahluk berbahagia…

KECEWA!!!!!!!

•August 1, 2009 • Leave a Comment

Baru saja saya membaca berita mengenai David Hartanto… Dr beberapa hari yg lalu, saya sudah mendengar keputusan bahwa Davis dinyatakan bunuh diri.. Semua pihak sudah menebak hasil sidang tersebut, banyak orang bilang ini semua karena intervensi dr pemerintah Singapura. Entah benar entah tidak. Tak ada yg tahu.. hanya mereka yg bersaksi yg tahu… Menurut info yg disampaikan oleh Tim Pembela David pernah menyampaikan bahwa kasus ini berat sebelah (seingat saya saja, pernah disampaikan di acara Kick Andy). Para saksi dari pihak keluarga D ditolak, lalu pertanyaan2 yg diajukan kepada Prof. Chan hanya dijawab dengan “Tidak ingat” “Tidak yakin”… wew!! dan pernyataan2 itu katanya diterima…

dari jalan sidang yg seperti itu, kita sudah pasti tahu hasil sidang tanpa perlu menunggu hasilnya.. Tentu saja akhirnya D benar2 dinyatakan bunuh diri oleh pengadilan. Sejujurnya yg saya kecewakan di sini bukan hanya masalah proses hukum nya saja, tetapi jg mengenai sikap kita! Anda bisa liat link di ini sumbernya dari detik.com tapi di kompas.com jga ada (klik ini)! Ya pernyataan dari Menlu kita… kecewa saya membacanya… Seakan-akan D memang bunuh diri.. padahal byk sekali kejanggalan di kasus ini… Seingat saya (tetapi saya jg kurang yakin, mohon maaf kalau ternyata salah. Mohon diberitahu kalau salah), saya blm pernah membaca berita mengenai kehebohan kasus D di pemerintah.. sepertinya pemerintah adem-anyem saja… Entah mengapa.. tak ada yg tahu… Atau pemerintah memang sudah bertindak tapi saya saja yg tidk pernah baca beritanya.. ya smeoga saja demikian..

Yg buat saya lbh kecewa lagi.. kq kasus D ini kayak hangat2 tai ayam ya di berita kita? waktu booming dulu beritanya hot bgt.. tetapi sejak ada kasus Pinot.. langsnung hilang.. sekarang br muncul lg.. menurut saya, kasus D lbh membawa nama bangsa kita! D adalah seorang warga negara ini, danpernah membawa nama bangsa ini di muka dunia.. bandingkan dengan berita2 yg mengenai kasus pelecehan rumah tangga.. yg jelas2 kasus rumah tangga pribadi… tetapi membawa-bawa nama bangsa ini.. Kasus TKI jg booming.. untunglah kasus2 tki booming.. karena dg bantuan media, kita menjadi lbh sadar.. Namun, untuk kasus D…….. sepertinya peran media kurang berdampak bagi kasus ini………. Saya kecewa….. Entah harus kecewa kepada siapa lagi.. Saya jg tidak bisa bantu apa2.. Saya cuma berharap kasus ini segera terselesaikan dengan hasil yg berdasarkan FAKTA yg sesungguhnya.. bahkan bila ternyata D bunuh diri sekalipun. Paling tidak, kita jadi tahu kronologis kenapa lukanya sebanyak itu….

Semoga D saat ini hidup dg kebahagiaan dimanapun ia berada…
Semoga Anda berbagia…
Smeoga semua mahluk berbahagia..

Dalam kekecewaan,
Lisa

tulisan ini hanya merupakn bentuk pendapat dan curahan hati saya sebagai seorang manusia yg turut berduka atas kematian D. Apabila terdapat kesalahan informasi dan juga kata-kata saya mohon maaf sebesar-besarnya.. Apabila kurang berkenan silakan diberikan tanggapan, nanti akan segera saya perbaiki… THx

Kesalku semalam

•July 28, 2009 • 2 Comments

Di malam yg indah kemarin, saya menonton sebuah acara di AnTv (pkl 11an pm).. acara ini menghadirkan Sdri. Ratna Sarumpaet beserta eks-pembantu Ibu Deasy dan jg pengacara Ibu Deasy (Farhat Abbas). Nah di acara itu membahas masalah tuntutan dr eks pembantu Ibu Deasy…
Acaranya berlangsung alot sekali… sampai2 rasanya saya geram sekali… hehehe… soalnya saya udah bosan mendengar ttg kasus yg menyangkut masalah keluarga itu… Capek… katanya kan harusnya udah diputuskan bersalah di Prancis dan dijatuhi hukuman selama 18 bulan… tp di sini kq malah jadi selebritis??? Di pihak pembela ngomong kalau gimana putusan bersalah bs dijatuhkan wong sidangnya aja Ibu D ga hadir…
Saya jadi bertanya-tanya… Kq bisa Ibu D nya ga hadir??? kabur bukan sih?
aaaaaaaa~~~… saya jadi menanam kebencian sama itu keluarga… ckckck…
wes la… saya jadi mau marah aja liat kasus ini.. capek tiap hari masuk tv mulu…

smoga kasus ini cepet selesai deh…
smoga Anda tambah bahagia…
semoga semua mahluk hidup berbahagia…

Ciao,
Lisa

Kami tidak takut

•July 28, 2009 • Leave a Comment

Lirik Kami Tidak Takut – Pandji Pragiwaksono
Terlalu lama gua berdiam
Melihat membaca menonton membuat gua geram
Jangan pernah kita anggap mereka pahlawan
Atau diliput bagaikan pemenang

Giliran yang pemenang media gak datang
Teroris menjual berita baik basi
Teroris gak penting jadi jangan berisik
Biarin mereka tertangkap dan tertembak mat

Kepada kalian yang berkeliaran
Detasemen 88 kan datang
Teman-temanmu sudah kami makamkan
Jadi sekarang giliran kamu yang gentar

Kerjaanmu memang hanya intimidasi
Sekarang akhirnya senjatamu aku curi
Coba ngaca liat wajahmu pusat pasi
200 juta rakyat kami bersaksi

Bangsa Indonesia! (Kami Tidak Takut)
Gw ga bego gw tau lw gak takut (Kami Tidak Takut)
Cuman mungkin lw ga terbiasa untuk jujur tentang ini sama diri lw sendiri (Kami Tidak Takut)
Apalagi di depan orang lain (Kami Tidak Takut)
Yang harus lw lakukan hanya mengulang satu buah kalimat (Kami Tidak Takut)
Dan sangat gampang (Kami Tidak Takut)

Masa kita ga mau bersatu
Jelas-jelas ada usaha untuk kita hancur
Bom Bali satu dua Kedubes Australia
Elo pikir itu apa?

Akuilah bahwa mereka mencoreng negara
Masa Kanye West aja ngelompatin kita
Singapur ke Australia
Padahal dia ngefans sama gw

Teroris yang berbahagia
Puas-puaskan lah kau tertawa
Atau bahkan kau simpan semua
Kenang-kenanganmu hidup di dunia

Karena kami bangsa Indonesia
Sudah muak dan kami tak takut
Kami maju dan kamu tersudut
Di neraka kavling mu menunggu

Ayo bangsa Indonesia (Kami Tidak Takut)
Yang perlu elu lakukan adalah mengulangi kalimat ini dan ini sangat gampang (Kami Tidak Takut)
Kami Tidak TAKUT (Kami Tidak Takut)
Ayo, kalo perlu berdiri dari tempat lw duduk (Kami Tidak Takut)
Kalo perlu angkat tangan jari tengah lw ke udara (Kami Tidak Takut)

Benarkah langkahku benarkah perwujudan kata-kataku
Apakah Tuhan Engkau merestuiku
Melawan musuhku yang juga hamba-Mu
Hamba bukanlah umat terbaik-Mu
Tapi keimanan hamba tak sampai membunuh
Hamba hanya ingin rakyat tuk bersatu
Berdiri, bersama, melawan pembunuh
Amin

Bangsa Indonesia (Kami Tidak Takut)
Terlepas dari apakah yang melakukan kegiatan terorisme itu betul-betul teroris (Kami Tidak Takut)
Atau bahkan orang Indonesia sendiri yang berusaha untuk menakuti kita (Kami Tidak Takut)
Kita harus buktikan bahwa kita Tidak Takut (Kami Tidak Takut)
Kita tidak bisa diintimidasi (Kami Tidak Takut)

Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…
Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…
Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…
Kami Tidak Takut…Kami Tidak Takut…

sebuah lagu yg ditujukan kepada para teroris.. di manapun mereka berada.. apapun mereka…
Semoga mereka menyadari bahwa semua yang mereka lakukan adalah suatu kebodohan…
Semoga mereka dapat menumbuhkan rasa cinta kasih mereka tidak hanya kepada kelompok mereka saja.. tetapi kepada semua manusia bahkan semua mahluk yg ada di Bumi ini…

Ini Bumi kita…
Rawatlah Ia dg cinta kasih…
Jangan kotori Dia dengan tumpahan darah manusia-manusia yang tak tau apa-apa..
Jangan penuhi Dia dengan tumpahan air mata dari keluarga-keluarga korabn..
Jerit dan tangis…
Kita semua sudah lelah…
Kapan kita semua akan mencoba untuk belajar??
Belajarlah untuk menikmati segala ragam manusia dan mahluk hidup yg ada di dunia ini…
Nikmatilah Bumi ini dengan segala keanekaragamannya…
Semoga Anda semakin berbahagia..
Semoga semua mahluk hidup bahagia…

Salam damai,
lisa

Nyontreng

•July 15, 2009 • Leave a Comment

Pada tgl 8 Juni 2009 kemarin, saya baru saja menyalurkan hak saya sebagai warga negara yaitu mencontreng waktu Pilpres J . Pertama kali selama hidup saya!!! Senang sekali rasanya.. hehe… Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai pendapat saya mengenai Pilpres kemarin disertai dg tambahan cerita serta pengalaman saya (kayaknya bakal membosankan.. :P ). Hehehe…

Walaupun saya sebelum Pilpres berada di luar Palembang akantetapi saya tetap terdaftar di DPT. Kenapa? Soalnya saya udah mewanti-wanti orgtua saya untuk mendaftarkan saya khusus di pilpres ini.. J saya sangat menantikan Pilpres ini, soalnya saya merasa bahwa suara saya sangat berarti.. hehehe… akhirnya saya berhasil mendapatkan lembaran form pemilih. Nah, sejak kepulangan saya ke rumah saya sudah ga sabar lagi untuk nyontreng :P jadi setiap hari update status di facebook dan plurk mengabari pada dunia klo saya mau nyontreng.. kayak org udik memang tapi biarlah! Hohoho…

Hari yg saya nanti-natikan sudah hampir tiba… akan tetapi ada 1 masalah. Tgl 8 dini hari ada farewell untuk Michael Jackson… L jadinya saya nonton deh acara itu ampe subuh jam 3am.. br tidur jam 4am.. sehingga waktu dibangunin jam 8am malah ngantuk berat… hehehe… tp terpaksa bangun karena udah dimarah2in… jam 8.30am saya berangkat ke TPS berjalan kaki.. ternyata lokasi TPSnya jauh juga… 10 menit dg berjalan kaki, padahal ga sampai 100meter dr rumah saya jg ada TPS… L ya biarlah, saya tetap niat. Hehe… tp ternyata lokasi TPS tmpt saya mencontreng ini sedikit krg enak… di sana terdapat aroma2 saluran air yg mampet.. sehingga benar2 menganggu konsentrasi ( kayak nyontreng perlu konsentrasi aja.. ahahaha).

Ketika tiba di TPS, saya langsung menyerahkan form saya lalu mengambil surat suara di dekat tmpt menyerahkan form. Lalu menuju ke karung bilik suara.. L perlu saya infokan dulu bahwa di TPS tersebut bener2 ga mirip sama TPS2 yg sering di-shoot di TV… tmpt menyerahkan form hanyalah seorang bapak yg duduk di kursi (pakaiannya seragam rumah hehe…) lalu tmpt ambil surat suara jg gitu deh… bilik nya lbh keren… ga ada tuh bilik kayak di tv yg ada lambang KPU.. yg ada bilik 0,75 m x 0,75m (kayaknya ukurannya segini) lalu ditutupi karung ato kain (ga ingat) dan ada meja di dalamnya. Itu tok… dg disertai aroma2 sedap dari saluran air.. tambah nikmat rasanya…

Waktu saya ke bilik, ada kejadian lucu juga… saya bingung mencari alat contrengnya.. hehe… saya pikir berupa pena yg ada tmpt meletakkan penanya.. ternyata… spidol merah…. hahaha… dan letaknya tersembunyi di pinggir meja… untung saja saya blm manggil petugas buat nanya mana penanya… hohoho…. akhirnya perjalanan panjang saya tuntas dlm waktu 3 menit saja.. segera saya contreng kertas itu… tak lupa sebelum contreng saya foto dulu.. :P abis itu langsung deh saya keluar dan masukkin ke kotak suara… tak lupa jari kelingking saya diberi tanda biru… hehehe… puas bgt rasanya! Menyalurkan suara saya untuk ikut membangun bangsa ini :D

Yah itulah pengalaman saya mencontreng di tgl 8 Juni kemarin.. bagaimana dg Anda??? J ayo berbagi juga.. hehehe…

Semoga Anda semakin bahagia…
Semoga semua mahluk hidup berbahagia…

Tribute to Michael Jackson

•July 15, 2009 • Leave a Comment

Akhir bulan Mei kemarin, dunia dikejutkan dg berita kematian Michael Jackson. Saya sendiri walaupun bukan merupakan fans berat MJ merasa sangat terkejut atas berita tersebut. Karena setau saja tdk ada kabar yg menyatakan kalau MJ sedang sakit. Gara2 berita kematian tersebut, saya menjadi tahu lebih banyak mengenai sosok Michael Jackson. Ternyata Ia adalah seorang yg sangat besar dan berharga bagi dunia ini.
Selama ini jujur saja saya kurang tau lagu2 MJ, yg saya tau cuma lagu Heal The World.. Katrok bgt memang… tapi mau bagaimana lagi, wong saya emang kurang tertarik sama musik.. paling2 Cuma denger2 aja.. yg nyanyinya sapa saya ga urus… hehehe… Jujur saja, yg saya tau tentang MJ sebelum Ia wafat adalah mengenai kasus2 yg menjeratnya. Itupun kayaknya udah lama banget… selain itu, saya juga cuma tau beberapa gaya khasnya MJ saja.
Setelah MJ wafat, saya baru menjadi lebih tau siapa MJ… mulai dr lagu2nya yg selalu diputar di seantero stasiun TV, radio dan meIa lainnya. Selain itu, saya jadi tau kalau Ia punya 3 anak.. duh katrok bener ya… hahaha… biarin deh… saya jg br tau klo dulu Ia pernah menikah dg Lisa Marie Prestley.. pokoke br tau semuanya..
Saya cukup takjub melihat sejarah hidupnya MJ, ternyata begitu banyak cerita… dan ternyata juga Ia merupakan musisi yg sangat besar… lagu2nya ternyata enak didengar di telinga saya.. heheh.. selain itu ternyata Ia merupakan seorang dermawan yg suka membantu dunia… Sebuah kebajikan yg sangat besar… berdana bagi dunia… ^^
Akan tetapi, sangat miris sebenarnya apabila kita melihat bahwa MJ malah menjadi sangat booming dikala Ia sudah wafat. Ketika Ia masih hidup, dunia seakan tak peduli.. tetapi ketika Ia wafat, dunia seakan ikut menangis… Seandainya MJ masih hidup, akankah Ia sekaran ini dipuja seperti saat ini? Ini mengingatkan saya pada sebuah kalimat sederhana “Sesuatu akan terasa berharga ketika Ia telah pergi meninggalkan kita”. Semoga saat ini, MJ telah dapat hidup bahagia di manapun Ia berada saat ini…
Semoga kebajikan2nya dapat membuahkan kebahagiaan bagi kehidupannya saat ini dan bagi semua mahluk di dunia ini…
Semoga apa yg diharapkan MJ lewat lagu2nya yg penuh keindahan dapat semakin memperindah Bumi ini…
Semoga Anda semakin bahagia..
Semoga semua mahluk hidup berbahagia…

Bingung

•July 3, 2009 • 2 Comments

Hati saya sebenarnya begitu senang sejak tgl 30 Juni kmrn.. saya telah tiba di RUMAH dg selamat… senangnya hati ini!!! Saya begitu sayang pada rumah saya, suatu kemelekatan yg sulit untuk dihilangkan :( Akan tetapi, dalam kesenangan itu terdapat sebuah dilema di dalam hati saya…

Sebuah pertanyaan sederhana tetapi saya masih bingung untuk menentukan jawabnnya.. “Sampai kapan saya akan di rumah???

Ya, pertanyaan itu yg menganggu hati saya.. Jujur saja, saya begitu cinta rumah saya… Saya ingat sebelum saya pulang, teman2 di Jogja sudah pada nanya kapan saya akan balik lagi k Jogja… Saya ragu untuk menjawabnya… Saya ga bisa pulang sebentar saja soalnya.. sebuah tradisi keluarga besar sepertinya yg mewajibkan anak2nya untuk selalu pulang ketika libur dan juga pulangnya lama…

Saya bingung…
Ketika sampai di rumah, saya dengar dr adik saya kalau mama saya kecewa gara2 saya bilang kemungkinana cuma pulang 3minggu atau 1bulan.. sangat tidak enak rasanya.. seakan-akan ditusuk2.. :( belum lagi ketika teman2 saya tanya kpn saya pulang..”mungkin akhir juli atau awal agustus” kata saya.. lalu dijawab, kq cepet bgt.. liburnya kan 3 bulan… arrrghhhh…
lain lagi sepupu saya, ketika saya bilang mungkin saya blk k jgj tgl segitu dia bilang dg santainya.. baru datang udah mau pergi lagi??? duhhhhhhhhhh… bisa gila saya…

sejujurnya saya tau kalau saya punya tanggung jawab di yogya yg sulit untuk ditinggalkan… tapi… rumah terasa begitu indah.. noooo….
ya sudahlah, semoga saya mampu berpikir dg lbh bijak sehingga bisa memutuskan yg terbaik :)

Smoga Anda makin bahagia..
semoga semua mahluk hidup berbahagia,….

Ciao,
Lisa